Tulisan ISD BAB VI
SISTEM PELAPISAN DALAM
MASYARAKAT
Pada pelapisan yang terjadi dengan
sendirinya, maka kedudukan seseorang pada sesuatu strata atau pelapisan adalah
secara otomatis, misalnya karena usia tua, karena pemilikan kepandaian yang
lebih, atau kerabat pembuka, tanah, seseorang yang memiliki bakat seni atau
sakti.
Contoh pelapisan yang dibentuk dengan
sengaja adalah dalam organisasi pemerintahan, organisasi partai politik,
perusahaan besar, perkumpulan-perkumpulan resmi, dan lain-lain. Semua
contoh-contoh tersebut termasuk ke dakam organisasi formal.
Di dalam system ini perpindahan anggota
masyarakat ke lapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin
terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa.
Sistem pelapisan seperti ini dapat kita temui di dalam masyarakat di Indonesia sekarang ini. Setiap orang diberi kesempatan untuk menduduki segala jabatan dila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. Tetapi di samping itu orang juga dapat turun dari jabatannya bila dia tidak mampu mempertahankannya. Sistem pelapisan mayarakat terbuka sangat menguntungkan. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain.
Sistem pelapisan seperti ini dapat kita temui di dalam masyarakat di Indonesia sekarang ini. Setiap orang diberi kesempatan untuk menduduki segala jabatan dila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. Tetapi di samping itu orang juga dapat turun dari jabatannya bila dia tidak mampu mempertahankannya. Sistem pelapisan mayarakat terbuka sangat menguntungkan. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain.
Contoh-contoh Kesamaan Derajat
Dalam lingkungan :
Keluarga
1. Orangtua bersikap demokratis.
2. Apabila salah satu anggota keluarga sakit, maka seluruh keluarga berusaha
membantu.
Sekolah :
1. Sekolah memberikan kesempatan hak dan kewajiban yang sama.
2. Jika ada murid terkena musibah, maka guru dan teman-temanya menjenguk.
1. Sekolah memberikan kesempatan hak dan kewajiban yang sama.
2. Jika ada murid terkena musibah, maka guru dan teman-temanya menjenguk.
Masyarakat :
1. Memperlakukan tamu dengan sopan dan ramah.
2. Aktif dalam Pemilu, Memilih Ketua RT/RW.
1. Memperlakukan tamu dengan sopan dan ramah.
2. Aktif dalam Pemilu, Memilih Ketua RT/RW.
Berbangsa dan Bernegara :
1. Dibentuknya lembaga peradilan untuk menegakkan hukum dan keadilan.
2. Adanya kebebasan dan pengakuan dalam memperoleh pendidikan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
1. Dibentuknya lembaga peradilan untuk menegakkan hukum dan keadilan.
2. Adanya kebebasan dan pengakuan dalam memperoleh pendidikan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
Walaupun negara kita sudah menjadi
negara yang cukup modern,kita mengetahui bahwa masih ada pelapisan sosial
diantara masyarakat Indonesia seperti Zaman kerajaan yaitu dimana ada budak dan
Raja.Seharusnya hal ini sudah tidak perlu dihiraukan lagi karena terdapat dalam
UU bahwa kedudukan kita sama didepan hukum tapi nyatanya orang yang memiliki
seragam mendapatkan kekuasaan lebih.
Inilah yang perlu kita hindari dalam
suatu pelapisan sosial dalam masyarakat,jangan jadikan seseorang yang salah
menjadi benar karena memiliki derajat yang lebih tinggi cuman karena memiliki
harta.Pelapisan sosial sesungguhnya hanya untuk membedakan siapa yang berhak
dan siapa yang tidak berhak,dan juga siapa yang memiliki kewajiban dan
sebaliknya bukan semata-mata hanya mengikuti keegoisan karena memiliki jabatan
tertinggi dan melupakan kewajiban.
Orang yang memiliki senjata dan orang yang tidak memilki senjata akan
memiliki derajat yang sama didepan hukum tinggal kita lihat siapa yang yang
bersalah dan siapa yang tidak bersalah tapi itu sudah jarang sekali terjadi di
ibukota dimana orang yang paling kaya adalah orang yang memiliki derajat
tertinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar