Selasa, 06 November 2012

Pelapisan Sosial Dan Kesamaan Derajat


Pelapisan Sosial Dan Kesamaan Derajat

Dalam masyarakat dimanapun di dunia, akan selalu dijumpai keadaan yang bervariasi, keadaan yang tidak sama. Satu hal yang tidak dapat kita sangkal adalah bahwa keadaan di dunia selalu bergerak dinamis. Dari segi alam ternyata bahwa tumbuhan tumbuhan, tumbuh mulai dari kecil hingga besar dan dapat menghasilkan buah. Demikian dalam kenyataan terlihat ada pohon besar dan pohon kecil, jenisnyapun berbeda.
masyarakat adalah sekumpulan manusia yang hidup bersama, bercampur untuk waktu yang cukup lama, sadar bahwa mereka merupakan suatu kesatuan dimana mereka merupakan sistem hidup bersama. Unit terkecil masyarakat adalah keluarga terdiri dari bapak, ibu dan anak. Di kantor ada atasan, bawahan.. diperusahaan ada majikan, buruh. Bahkan dalam penduduk pun kita temui katagori penduduk berpendapatan rendah, penduduk berpendapatan sedang dan penduduk berpendapatan tinggi.
Terjadinya pelapisan sosial
1.      Terjadi dengan sendirinya.
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yagn menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdaarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena sifanya yang tanpa disengaja inilah maka bentuk pelapisan dan dasar dari pada pelaisan ini bervariasi menurut tempat, waktu dan kebudayaan masyarakat dimanapun sistem itu berlaku. Pada pelapisan yang terjadi dengan  sendirinya, maka kedudukan seseorang pada suatu strata tertentu adalah secara otomatis, misalnya karena usia tua, karena pemilikan kepandaian yang lebih, atau kerabat pembuka tanah, seseorang yang memiliki bakat seni, atau sakti.
2.      Terjadi dengan disengaja
Sistem palapisan ini disusun dengan sengaja ditujuan untuk mengejar tujuan bersama. Didalam pelapisan ini ditentukan secar jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanini, maka didalam organisasi itu terdapat peraturan sehingga jelas bagi setiap orang yang ditempat mana letakknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam organisasi baik secar vertical maupun horizontal.sistem inidapat kita lihat misalnya didalam organisasi pemeritnahan, organisasi politik, di perusahaan besar. Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua sistem ialah :
-         sistem fungsional ; merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat, misalnya saja didalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepala seksi, dan lain-lain
-         sistem scalar : merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas (vertikal
Pembagian sistem Pelapisan Menurut Sifatnya
Menurut sifatnya maka sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi :
1.      sistem pelapisan masyarakat yang  tertutup
Didalam sistem ini perpindahan anggota masyarakt kepelapisan yagn lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa. Didalam sistem yang demikian itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Sistem pelapisan tertutup kita temui misalnya di India yang masyaraktnya mengenal sistem kasta
2.      sistem pelapisan masyarakat yang terbuka
Didalam sistem ini setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke pelapisan yang ada dibawahnya atau naik ke pelapisan yang di atasnya. Sistem yang demikian dapat kita temukan misalnya didalam masyarakat Indonesia sekarang ini. Setiap orang diberi kesempatan untuk menduduki segala jabatan bisa ada kesempatan dan kemampuan untuk itu.





Warganegara dan Negara


Warganegara dan Negara

Pada waktu sebelum terbentuknya Negara, setiap individu mempunyai kebebasan penuh utnuk melaksanakan keinginannya. Dalam keadaan dimana manusia di dunia masih sedikit hal ini isa berlangsung tetapi dengan makin banyaknya manusia berarti akan semakin sering terjadi persinggungan dan bentrokan antara individu satu dengan lainnya.. Akibatnya seperti kata Thomas  Hobbes (1642) manusia seperti serigala terhadap manusia lainnya (homo hominilopus) berlaku hokum rimba yaitu adanya penindasan yang kuat terhadap yang lemah masing-masing merasa ketakutan dan merasa tidak aman di dalam kehidupannya. Pada saat itulah manusia merasakan perlunya ada suatu kekuasaan yang mengatur kehidupan individu-individu pada suatu Negara.

Negara, Warga Negara, dan Hukum
Negara merupakan alat (agency) atau wewenang (authory) yagn mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat. Oleh karena itu Negara mempunyai dua tugas yaitu :
1.      mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan yang asosial, artinya yang bertentangan satu sama lain supaya tidak menjadi antagonisme yang membahayakan
2.      mengorganisasi dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan kearah tercapainya tujuan-tujuan dari masyarakat seluruhny atau tujuan sosial.
Hukum adalah himpunan peraturan-peraturan (perintah-perintah atau larangan-larangan) yang mengurus tata tertib alam hukum masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat.

Ciri hukum adalah :
-         adanya perintah atau larangan
-         perintah atau larangan itu harus dipatuhi oleh setiap masyarakat
-         perintah atau larangan itu harus dipatuhi oleh setiap masyarakat




Sumber-sumber hukum
Sumber hukum ialah sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang memaksa, yang kalau dilanggar dapat mengakibatkan sangsi yang tegas dan nyata. Sumber hokum material  dapat ditinjau dari berbagai sudut, misalnya sudut politik, sejarah, ekonomi dan lain-lain.

Sumber hukum formal antara lain :
1.      undang-undang (statue); ialah suatu peraturan Negara yang mempunyai kekuasaan hokum yang mengikat, diadakan dan dipelihara oleh penguasa Negara
2.      Kebiasaan (costun ); ialah perbuatan manusia yang tetap dilakukan berulang-ulang dalam hal yang sama dan diterima oleh masyarakat. Sehingga tindakan yang berlawanan dianggap sebagai pelanggaran perasaan hokum.
3.      keputusan hakim (Yurisprudensi); ialah keputusan terdahulu yang sering dijadikan dasar keputusan hakim kemudian mengenai masalah yang sama
4.      traktaat ( treaty); ialah perjanjian antara dua orang atau lebih mengenai sesuatu hal, sehingga masing-masing pihak yang bersangkutan terikat dengan isi perjanjian tersebut
5.      pendapat sarjan hukum; ialah pendapat para sarjana yang sering dikutip para hakim dalam menyelesaikan suatu masalah
Pembagian hokum.

Negara
Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan mansia dalam masyarakat, Negara mempunyai 2 tugas utama yaitu :
1.      mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu dengan lainnya
2.      mengatur dan menyatukan kegiatan-kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakan tujuan besama yang disesuaikan dan diarakan pada tujuan Negara.
Sifat Negara
1.      sifat memaksa, artinya Negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi
2.      sifat monopoli, artinya Negara mempunyai hak kuasa tunggal dan menetapkan tujuan bersama dari masyarakat
3.      sifat mencakup semua, artinya semua peraturan perundangan mengenai semua orang tanpa terkecuali.
Bentuk Negara
1.      Negara kesatuan (unitarisem) adalah suatu Negara yang merdeka dan berdaulat, dimana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam Negara itu ada pada pusat
2.      Negara serikat ( federasi) aalah Negara yang terjadi dari penggabungan beberapa Negara yang semua berdiri sendiri sebagai Negara yang merdeka, berdaulat, kedalam suatu ikatan kerjasa yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama
Unsur-unusr Negara :
1.      harus ada wilayahnya
2.      harus ada rakyatnya
3.      harus ada pemerintahnya
4.      harus ada tujuannya
5.      harus ada kedaulatan

Tujuan Negara
1.      Perluasan kekuasaan semata
2.      Perluasan kekuasaan untuk mencapai tujuan lain
3.      Penyelenggaraan ketertiban umum
4.      Penyelenggaraan kesejahteraan Umum

Pemuda dan Sosialisasi


Pemuda dan Sosialisasi

Pemuda adalah golongan manusia manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan.

Pemuda Indonesia
Pemuda dalam pengertian adalah manusia-manusia muda, akan tetapi di Indonesia ini sehubungan dengan adanya program pembinaan generasi muda pengertian pemuda diperinci dan tersurat dengan pasti. Ditinjau dari kelompok umur, maka pemuda Indonesia adalah sebagai berikut :
Masa bayi                    : 0 – 1 tahun
Masa anak                   : 1 – 12 tahun
Masa Puber                  : 12 – 15 tahun
Masa Pemuda  : 15 – 21 tahun
Masa dewasa   : 21 tahun keatas
Dilihat dari segi budaya atau fungsionalya maka dikenal istilah anak, remaja dan dewasa, dengan perincian sebagia berikut :
Golongan anak : 0 – 12 tahun
Golongan remaja          : 13 – 18 tahun
Golongan dewasa         : 18 (21) tahun keatas
Usia 0-18 tahun adalah merupakan sumber daya manusia muda, 16 – 21 tahun keatas dipandang telah memiliki kematangan pribadi dan 18(21) tahun adalah usia yagn telah diperbolehkan untuk menjadi pegawai baik pemerintah maupun swasta
Dilihat dari segi ideologis politis, generasi muda adalah mereka yang berusia 18 – 30 – 40 tahun, karena merupakan calon pengganti generasi terdahulu. Pengertian pemuda berdasarkan umur dan lembaga serta ruang lingkup tempat pemuda berada terdiri atas 3 katagori yaitu :
1.      siswa, usia antara 6 – 18 tahun, masih duduk di bangku sekolah
2.      Mahasiswa usia antara 18 – 25 tahun beradi di perguruan tinggi dan akademi
3.      Pemuda di luar lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi yaitu mereka yang berusia 15 – 30 tahun keatas.
Sosialisasi Pemuda
Melalui proses sosialisasi, seorang pemuda akna terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya. Dengan demikian, tingkah laku seseorang akan dapat diramalkan. Dengan proses sosialisasi, seseorang menajdi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya.

INTERNALISASI, BELAJAR DAN SPESIALISASI
            Ketiga kata atau istilah tersebut pada dasarnya memiliki pengertian yang hampir sama. Proses berlangsungnya sama yaitu melalui interaksi sosial. istilah internasilasasi lebih ditekankan pada norma-nroma individu yang menginternasilasikan norma-norma tersebut. Istilah belajar ditekankan pada perubahan tingkah laku, yang semula tidak dimiliki sekarang telah dimiliki oleh seorang individu. istilah spesialisasi ditekankan pada kekhususan yagn telah dimiliki oleh seorang individu, kekhususan timbul melalui proses yang agak panjang dan lama

Minggu, 14 Oktober 2012

praktikum


MACAM-MACAM SISTEM OPERASI DAN PENGERTIANNYA
1.UNIX
Termasuk sistem operasi yang paling awal ada untuk komputer. Merupakan induk dari sistem operasi linux.
2.DOS
Sistem operasi yang merupakan cikal bakal dari Microsoft Windows. Ciri khasnya yaitu berupa teks putih dengan latar belakang hitam. Kalau mau mencobanya bisa lewat Start Windows – Run, lalu ketik cmd.
3. Novell Operating Sistem
Dibuat oleh Novell Corporation. Sistem operasi yang dulu pernaha digunakan oleh Fakultas MIPA UGM untuk Entry Key-In KRS mahasiswa.
4. Microsoft Windows
Merupakan sistem operasi yang paling populer. Hampir semua orang pernah memakainya. Beberapa versi Microsoft Windows yang terkenal: Microsoft Windows 98, 2000, Me, XP, Vista, dan yang paling terbaru Windows 7.
5. Apple Machintos
System operasi yang unggul dalam hal grafik. Memerlukan hardware khusus sehingga tidak dapat di-install di computer biasa. Versinya antara lain Mac OS X (Tiger), Leopard.

6. Linux
Pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvald. Merupakan sistem operasi open source artinya bisa dikembangkan oleh semua orang dengan bebas. Turunan linux atau yang dikenal dengan distro linux banyak sekali macamnya. Mungkin linux merupakan sistem operasi yang paling banyak. Beberapa di antaranya yaitu: Debian, Suse, Red Hat (Fedora), Slackware, Ubuntu, Backtrack, dan lain-lain
7. Solaris Dikembangkan oleh Sun Microsystem. Lebih banyak digunakan untuk perusahaan.

Rabu, 10 Oktober 2012

INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT


INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

Individu berasal dari kata latin ‘individuum’ yang berarti yang tidak terbagi,maka kata individu dapat menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Dalam pandangan psikologi sosial, manusia itu disebut individu bila pola tingkah lakunya bersifat spesifik dirinya dan bukan lagi mengikuti pola tingkah laku umum. Ini berarti bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan-peranan yang khas didalam lingkungan sosialnya, meliankan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Didalam suatu kerumunan massa manusia cenderung menyingkirkan individualitasnya, karena tingkah laku yang ditampilkannya hampir identik dengan tingkah laku masa.

PERTUMBUHAN INDIVIDU

Perkembangan manusia yang wajar dan normal harus melalui proses pertumbuhan dan perkembangan lahir batin. Dalam arti bahwa individu atau pribadi manusia merupakan keselurhan jiwa raga yang mempunyai ciri-ciri khas tersendiri. Walaupun terdapat perbedaan pendapat diantara para ahli, namun diakui bahwa pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju kearah yang lebih maju, lebih dewasa. Menurut aliran psikologi gestalt pertumbuhan adalah proses diferensiasi. Dalam proses diferensiasi yang pokok adalah keseluruhan sedang bagian-bagian hanya mempunyai arti sebagai bagian dari keselurhan dalam hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lain. Dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ini adalah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu yangsemula mengenal sesuatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dari lingkungan yang ada.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN:
  1. pendirian nativistik
  2. pendirian empiristik dan environmentalistik
  3. pendirian konvergensi dan interaksionesme

tahap pertumbuhan individu berdasarkan psikologi

  1. masa vital yaitu dari usia 0.0 – 2 tahun
  2. masa estetik dari umur 2 tahun- 7 tahun
  3. masa intelektual dari usia 7 tahun – 13 tahun

keluarga dan fungsinya didalam kehidupan manusia

Keluarga adalah unit/satuan masyarakat terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok inilah yang melahrikan individu dengan berbgai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.
Keluarga mempunyai 4 karakteristik yaitu:
  1. keluarga yang bersatu karena ikatan perkawinan
  2. suatu keluarga yang hidup bersama-sama dalam satu rumah
  3. kesatuan yang saling berinteraksi dan berkomunikasi
  4. mempertahankan suatu kebudayaan bersama yang sebagian besar berasal dari kebudayaan umum yang lebih luas

tiga macam keluarga berdasarkan bentuknya:
  1. keluarga luas utrolokal
  2. keluarga luas viriolokal
  3. keluarga luas uxorilokal

macam-macam fungsi keluarga
  1. biologis
  2. pemeliharaan
  3. ekonomi
  4. keagamaan
  5. sosial



PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN


PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN

Thomas Robert malthus adalah orang pertaman yang mengemukakan teori mengenai penduduk, dalam buku edisi pertamanya yang berjudul ‘essay population’ dia mengemukakan dua persoalan pokok yaitu bahwa bahan makanan adalah penting bagi kebutuhan manusia dan nafsu manusia tidak dapat ditahan. Tidak lama malthus mengemukakan teorinya kemudian banyak bermacam-macam teori yang bermunculan untuk membandingkan teori malthus tersebut. Misalnya adalah pertambahan penduduk adalah hasil resultan dari keadaan social termasuk ekonomi, dimana orang saling berhugungan dan terkenal sebagai teori social tentang pertambahan penduduk.

DINAMIKA PENDUDUK

Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk yang disebabkan oleh pertambahan penduduk yang di pengaruhi oleh unsur kematian, kelahiran, dating, dan pergi pada penduduk itu sendiri. Maka pertambahan penduduk dapat dihitung dengan (lahit – mati) + (dating – pergi). Unsur penentu dalam pertambahan penduduk adalah fertilitas dan mortalitas. Fertilitas adalah tingkat pertambahan anak yang dihitung dari jumlah kelahiran setiap seribu penduduk dalam satu tahun. Tingkat kelahiran yang dihitung pada setiap perseribu penduduk sering disebut kelahiran secara kacar atau CBR, sedangakan tingkat kelahiran yang dicari dengan menentukan umur wanita yang melahirkan disebut dengan ASFR. Mortalitas atau tingkat kematian secara kasar (CDR) adalah kematian pertahun perseribu penduduk.

Untuk memproyeksika penduduk dapat dihitung dengan rumus

Pn=(1 + r ) ⁿ X Pо
Dimana:
Pn= jumlah penduduk yang dicari pada tahun tertentu
R= tingkat pertumbuhan penduduk
ⁿ= jumlah dari tahun yang akan diketahui
Po= jumlah penduduk yang diketajui

KOMPOSISI PENDUDUK

Komposisi penduduk dapat dibagi menurut umur, tingkat pendidikan, pekerjaan dan sebagainya. Dengan mengetahui komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat dibuat apa yang disebut sebagai piramida penduduk yaitu grafik susunan penduduk menurud umur dan jenis kelamin pada saat tertentu pada bentuk pyramid. Golongan laki-laki ada disebelah kiri dan perempuan ada disebelah kanan. Garis vertikal menunjukan umur dan garis horizontalnya menunjukan jumlah.
Berdasarkan komposisinya piramida penduduk dibedakan menjadi:
-         penduduk muda yaitu penduduk dalam pertumbuhan
-         bentuk piramida stasioner
-         piramida penduduk tua



PERKEMBANGAN DAN PERUBAHAN KEBUDAYAAN

Pengertian bebudayaan menurut soelaiman soemardi adalah semua hasil dari karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebedaan, yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya, agar hasilnya dapat diabdikan untuk kepentingan masyarakat.
Rasa dan cipta dinamakan kebudayaan rohaniah, semua rasa, karya dan cipta dikuasai oleh karsa dari orang-orang yang menentukan kegunaannya, agar sesuai dengan kepentingan sebagian besar masyarakat.
Kebudayaan dibedakan menjadi 7 unsur yaitu:
  1. unsur religi
  2. sistem kemasyarakatan
  3. sistem peralatan
  4. sistem mata pencaharian
  5. sistem bahasa
  6. sistem pengetahuan
  7. seni
kebudayaan paling sedikit memiliki 3 wujud antara lain:

  1. wujud sebagai kompleks dari ide, gagasan, norma, peraturan, dan sejenisnya.
  2. kebudayaan sebagai suatu kompleks aktifitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.
  3. kebudayaan sebagai hasil karya manusia.

PRANATA SOSIAL DAN INSTITUSIONALISASI

Untuk menjaga agar hubungan antara anggota masyarakat berjalan secara harmonis maka diperlukan norma-norma untuk menjaga kestabilan tersebut, norma-norma tersebut antara lain adalah: usage(cara), folkways(kebiasaan), mores(tata kelakuan), costom(adapt istiadat). Ada juga norma yang diciptakan secara formal dalam bentuk peraturan hokum.

Dr. Koentjaranignrat membagi pranata social /lembaga social menjadi 8 macam yaitu:
  1. domestic institutions
  2. economic institutions
  3.  scienfitic institutions
  4. educational institutions
  5. aesthetic dan recreational institutions
  6. religius institutions
  7. political institutions
  8. cosmetic institutions

Selasa, 09 Oktober 2012

ISD sebagai MKDU


ISD sebagai MKDU

Ilmu social dasar adalah salah satu mata kuliah umum yang wajib diberikan di perguruan tinggi mana pun. Tujuannya adalah sebagai suatu usaha yang diharapkan memberi bekal kepada mahasiswa untuk dapat peduli terhadap masalah-masalah social yang terjadi di lingkungan dan dapat memecahkan masalah tersebut dengan menggunakan pendekatan ilmu social dasar.
Mata kuliah dasar umum bertujuan untuk menghasilkan warga Negara sarjana yang:
  1. berjiwa pancasila.
  2. taqwa terhadap tuhan yang maha esa.
  3. memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral didalam menyikapi masalah kehidupan baik social, politik, maupun keamanan.
  4. memiliki wawasan budaya yang luas.

Latar belakang diberikannya ISD adalah banyaknya kritik yang ditunjukan pada sistem pendidikan kita oleh sejumlah cendikiawan, terutama sarjana pendidikan, social dan kebudayaan.mereka menganggap sistem pendidikan yang diterapkan masih merupaka warisan sistem colonial belanda. Sistem pendidikan kita menjadi suatu hal yang elit bagi masyarakat kita sendiri, tidak akrab dengan lingkungan masyarakat. Perguruan tinggi seolah-olah adalah tempat menghasilkan sarjana-sarjana yang tidah mau peka terhadap kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat.

Perguruan tinggi diharapkan menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai pengetahuan yang terdiri atas:
  1. kemampuan akademis adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, menguasai peralatan analisi, memiliki kemampuan konsepsional, serta mampu memberikan alternative pemecahan masalah.
  2. kemampuan professional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan.
  3. kemampuan personal adalah kemampuan kepribadian.
Dengan kemampuan yang dimiliki lulusan dari perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat menjadi sarjana yang ahli di bidang yang ditekuninya dan mau memberikan ilmunya terhadap kepentingan masyarakat.

ISD sebagai dari MKDU mempunyai pokok yaitu hubungan yang bermanfaat antara manusia dengan lingkungannya. ISD bukanlah pengantar disiplin ilmutetapi menggunakan pengertian yang berasal dari berbagai bidang yang menangani masalah social terutama masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia.

Lebih jelasnya ilmu social dasar adalah usaha yang diharapkan memberika pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala social agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan social dapat ditingkatkan. Dan ISD bertujuan sebagai pembantu kepekaan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang luas.

Ilmu pengetahuan dibagi menjadi 3 kelompok besar yaitu:

  1. ilmu-ilmu alamiah, yang bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan dalam alam semesta. Hal ini dikaji dengan mengunakan metode ilmiah. Caranya adalah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan tersebut, lalu menggunakan analisis untuk menentukan suat kualitas, kemudian hasilnya digeneralisasikan.
  2. ilmu-ilmu social, yang bertujuan untuk mengetahui keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Hal ini dikaji menggunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu alamiah. Tetapi penelitiannya tidak sepenuhnya benar hanya mendekati kebenaran. Oleh karena itu keteraturan dalam hubungan antara manusia tidak dapat berubah setiap saat.
  3. pengetahuan budaya, yang bertujuan untuk mamahami dan mencari arti kenyataan yang bersifat manusiawi. Hal ini dikaji menggunakan metode pengungkapan peristiwa dan kenyataan bersifat unik kemudian diberi arti.

Kehidupan manusia sebagai mahkluk social selalu dihadapkan dengan masalah social. Masalah social itu timbul dari hubungan sesama manusia dan akibat dari tingkah lakunya. Masalah social ini memilii perbedaan dalam tingkat pekembangan kebudayaannya, sifat kependudukannya, dan keadaan lingkungan alam.

Yang membedakan masalah social dengan masalah lainnya adalah masalah social selalu ada kaitannya dengan nilai-niali moral dan pranata social. Masalah social memiliki 2 definisi yaitu: pendefinisian menurut umum dan menurut para ahli.
-         memurut umum masalah social diartikan sebagai segala sesuatu yang menyangkut kepentingan umum.
-         Menurut para ahli masalah social diartikan sebagai suatu perkembangan yang terwujud dalam masyarakat yang berdasarkan studi, mempunyai sifat yang dapat menimbulkan kekacauan antawa warga masyarakat secara keseluruhan.